12 February, 2008

Langit-Langit Rindu


Langit-Langit Rindu


Diriku terlelap
Terbaring dalam ragaku
Diatas nada nan senyap
Yang tertawa tertusuk paku
Semesta terasa menyesakkan
Mimpi tiada terartikan
Nafasku menerobos dalam desakan
Pandang dan jauhi hatiku yang tertekan
Mataku pelajari birunya langit
Jemariku cuba hitung kilatan masa
Sesak dadaku terasa sakit
Gelembung itu bangkitkan semua rasa
Aku kembali menatap
Bulir-bulir embun cinta
Mencari dan meratap
Dicelah langit-langit rindu



Rindu untuk dia yang tidak pernah kembali

0 comments: